LAPORAN PEMBUATAN ALAT PERAGA
SISTEM
PEREDARAN DARAH MANUSIA
MUATAN
PELAJARAN IPA
SD NEGERI 1
BANJARSARI WETAN

OLEH:
EKA
PURWATI, S.Pd.
PEMERINTAH
KABUPATEN BANYUMAS
DINAS
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2021
HALAMAN
PENGESAHAN
Judul Laporan : Laporan Pembuatan Alat Peraga
Model Sistem Peredaran Darah Manusia
Muatan Pelajaran IPA
Nama :
EKA PURWATI, S.Pd.
NIP : 19890606 201902 2
005
Tempat Tugas :
SDN 1 BANJARSARI WETAN
Jabatan : Guru Kelas
Isi Kegiatan :
Membenarkan bahwa semua
isi dalam laporan pembuatan Alat Peraga Model Sistem Peredaran Darah Manusia
Muatan Pelajaran IPA adalah sesuai dengan kegiatan yang dilakukan dan hasil
tulisan yang bersangkutan.
Banjarsari
Wetan, 21 Oktober 2021
Kepala
Sekolah
Heri
Widodo, S.Pd.
NIP
19641119 198608 1 003
I.
NAMA ALAT
PELAJARAN/PERAGA
Model Alat Peredaran Darah Manusia
II.
TUJUAN
Ilmu Pendidikan Alam merupakan salah satu
pelajaran di sekolah
dasar yang dalam proses
pembelajarannya akan lebih bermakna jika didukung dengan penggunaan media pada proses pembelajaran.
Oleh karena itu guru perlu melakukan
inovasi yang dapat merangsang peserta didik untuk lebih aktif dalam setiap
pembelajaran.
Kita pasti mnegetahui ada dua unsur penting dalam proses pembelajaran
yakni metode mengajar dan media pembelajaran. Berbicara soal media
pembelajaran, fungsi dari media pembelajaran itu sendiri adalah sebagai alat
bantu di dalam mengajar agar siswa lebih memahami apa yang disampaikan oleh
gurunya.
Metode ceramah yang dilakukan terus menerus membuat peserta didik mudah
sekali bosan. Hal
ini dapat mengakibatkan hasil belajar peserta didik tidak maksimal.
Peserta didik akan lebih menyukai jika pembelajaran menggunakan alat indra
visual. Penggunaan alat bantu pembelajaran yang menarik akan membangkitkan
semangat dan antusias peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran sehingga
hasil belajarnya akan maksimal.
Salah satu materi IPA kelas 5 adalah tentang sistem peredaran darah manusia. Organ vital yang sangat berperan penting adalah organ peredaran darah. Menggunakan bahan dari barang bekas, kita bisa membuat alat peraga
sederhana tiruan organ
peredaran darah manusia.
Pembuatan
media ini ditunjukkan agar peserta didik dapat mengetahui bagaimana cara kerja organ peredaran darah manusia
yang ada dalam tubuhnya.
Selain
itu media ini akan mudah dibentuk oleh peserta didik serta membantu menunjang
proses pembelajaran yang berlangsung. Media ini sangat cocok untuk digunakan
di sekolah
dasar karena tidak memberatkan serta dapat menarik perhatian peserta didik. Alat bantu pembelajaran ini digunakan sebagai
penambah pemahaman peserta didik tentang menentukan sistem peredaran darah manusia.
Peralatan terbuat dari bahan yang mudah dicari, mudah dibuat, biaya murah, aman
bagi peserta didik maupun lingkungan. Diharapkan dengan alat peraga
pembelajaran ini peserta didik akan lebih memahami materi dan semangat dalam
belajar sehingga hasil belajar maksimal.
Adapun tujuan dari pembuatan media pembelajaran IPA
berupa “Model Alat Peredaran
Darah Manusia” ini adalah agar
pembelajaran IPA lebih bermakna. Selain itu desain alat peraga yang murah
dibuat dan dipahami anak dapat menambah motivasi peserta didik dalam
pembelajaran.
III.
MANFAAT
Manfaat
dari pembuatan media pembelajaran IPA berupa “Model Alat Peredaran Darah Manusia” ini adalah sebagai berikut:
1.
Agar
pembelajaran IPA lebih bermakna jika didukung dengan alat peraga yang menarik.
2.
Agar peserta
didik termotivasi dan terlibat aktif dalam pembelajaran.
IV.
PROSEDUR
PEMBUATAN ALAT PERAGA
Berikut ini bahan dan langkah-langkah pembuatan model sistem peredaran darah manusia
1.
Alat dan bahan :
a.
2
buah botol bekas
b.
Styrofoam
c.
Selang bening
d.
Gambar
paru-paru
e.
Gambar
Jantung
f.
Gambar pembuluh darah
g.
Gunting
h.
Pewarna
makanan merah
i.
Lem
j.
Tanda
anak panah biru dan pink
2.
Langkah
pembuatan :
a.
Tempel
dan susun gambar paru-paru, jantung, dan pembuluh darah di styrofoam
b.
Lubangi
pada bagian tertentu di styrofoam
c.
Masukan
selang bening sesuai peredaran darah manusia
d.
Lubangi
tutup botol untuk masuknya selang
e.
Masukkan
1 botol air yang sudah diberi pewarna makanan merah
f.
Hubungkan
selang bening pertama ke botol yang sudah berisi air pewarna merah
g.
Hubungkan
pangkal selang bening ke botol kosong
h.
Beri
anak panah pada selang kanan dan kiri dengan warna yang berbeda
i.
Alat peraga siap
dipakai.
Gambar 4.1 Mempersiapkan alat dan bahan
|
Gambar 4.2
Menempel Gambar
|
Gambar 4. 3 Memasukkan slang ke styrofoam
|
|
Gambar 4.4
Menempel anak panah
|
Gambar
4.5 Alat peraga siap digunakan
|
V.
PENGGUNAAN
ALAT PELAJARAN/PERAGA DI SEKOLAH
Cara penggunaan alat peraga
ini sangat mudah, apabila botol
pertama yang berisi air pewarna dipencet/ditekan air akan mengalir keseluruh
selang bening.
Pembuatan alat peraga
sederhana sistem pernapasan tersebut secara prinsip digunakan untuk mempermudah
pemahaman siswa dalam mengetahui proses sistem peredaran darah manusia. Dalam alat peraga
tersebut diumpamakan sebagai alat peredaran darah manusia yang
terdiri atas darah (botol berisi
pewarna), bilik
kiri, serambi kiri, aorta, arteri, vena, serambi kanan dan bilik kanan(selang
beningsebagai darah), paru-paru
(gambar paru-paru), jantung(gambar
jantung) dan kapiler
(gambar kapiler).
Ada dua macam
peredaran darah dalam tubuh manusia. Peredaran darah dari bilik kanan jantung
menuju paru-paru melewati arteri pulmonalis dan kembali ke serambi kiri jantung
melewati vena pulmonalis disebut peredaran darah kecil. Sedangkan peredaran
darah dari bilik kiri jantung keseluruh tubuh melalui aorta dan akhirnya
kembali keserambi kanan jantung melalui vena kava disebut peredaran darah besar.
Oleh karena pada manusia terdapat kedua macam peredaran darah tersebut, maka
manusia dikatakan memiliki peredaran darah ganda.
Adapun mekanisme peredaran darah besar yakni apabila botol yang
berisi pewarna ditekan darah akan mengalir ke bilik kiri- arteri besar(aorta)-
arteri-seluruh tubuh-vena-serambi kanan.
Sedangkan peredaran darah
kecil darah akan mengalir dari bilik kanan-arteri
pulmonalis-paru-paru-vena pulmonalis-serambi kiri.
Gambar
5.1 Penggunakan alat peraga dalam pembelajaran
|
|
|
|
Gambar 5.2 Peserta Didik Mempraktekkan Alat Peraga dalam Pembelajaran |
|
VI.
DAMPAK
PENGGUNAAN ALAT PERAGA TERSEBUT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA
Adapun
dampak dari penggunaan alat peraga ini yaitu:
1.
Siswa dituntut
berpikir kritis.
2.
Siswa lebih
mudah mengerti cara kerja
sistem peredaran darah kecil dan peredaran darah besar
3.
Siswa dapat
memahami konsep kerja sistem
peredaran darah kecil dan peredaran darah besar









Tidak ada komentar:
Posting Komentar